Pimpinan Daerah Ipm Kabupaten Pati Gelar Pelatihan Jurnalistik

0
289

MuhammadiyahPati.com, Pati – Minggu [15/5] Pimpinan daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Pati mengadakan kegiatan Pelatihan jurnalistik yang di laksankan di SMK Muhammadiyah 01 Pati . Acara tersebut mendapat sambutan yang positif dari berbagai kalangan, hal tersebut terbukti dari animo peserta pelatihan . Dalam hal ini peserta merupakan delegasi dari seluruh Pimpinan ranting IPM yang tersebar di 12 amal usaha pendidikan menengah Muhammadiyah Kabupaten pati.

Ditemui di sela-sela kegiatan, ketua panitia Dhian Sukma Apriliani mengunggkapkan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran media dalam mengawal berbagai macam isu terkait pelajaran. Dewasa ini pelajar yang terbuka terhadap berbagai isu kepelajaran sudah jarang kita dapati, apalagi berbica soal tradisi membaca dan menulis. Berdasar pada hal tersebut kami ingin menumbuhkan minat dan tradisi itu lagi, sehingga pelajar di wilayah Kabupaten Pati bisa terbuka terhadap berbagai isu dan mendapatkan hak-haknya sebagai pelajar terkait informasi atau berita yang benar” tuturnya.

Kegiatan ini merupakan program kerja yang menjadi konsen Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PDIPM) Kabupaten Pati setelah paska pelatikan pada bulan Maret kemarin memantapkan tujuan untuk menjadi poros Intelektual IPM di Jawa Tengah. Zaenuri selaku ketua umum mengatakan “Kami sudah menentukan arah gerak kami paska pelantikan. Visi kami kedepan jelas, kami ingin menjadi poros intelektual baru di Jawa Tengah Untuk itu rangkaian program kerja kami fokuskan pada gerakan literasi. Pelatihan jurnalistik ini merupakan awal gerakan kami. Setelah pelatihan ini kami sudah menyiapkan korp jurnalistik yang akan produktif menghasilkan karya jurnalistik. Agustus besok kami masih ada agenda menggelar Madrasah Literasi Nasional dan kedepan jalan kita masih sangat panjang untuk mencapai visi tersebut”.

Pelatihan ini dilaksanakan setiap akhir pekan selama bulan Mei mengingat agenda Ujian Kenaikan Kelas di sekolah masing-masing. Dengan konsep seperti itu diharapakan kegiatan pelatihan ini tidak menganggu jalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga para siswa dapat dengan maksimal menginguti pelatihan dan memenuhi tuntutan akademiknya.

LEAVE A REPLY


*