RAPIMDA DAN SARASEHAN PDM KABUPATEN PATI TAHUN 2018

0
148

WhatsApp Image 2018-01-21 at 11.09.38
PATI
, Pada hari Sabtu-Ahad  20-21 Januari 2018 bertempat di AUM SMA/SMK Muhammadiyah 1 Pati, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pati Periode Muktamar ke 47 menyelenggarakan kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) dan Sarasehan Kebijakan Ruang Terbuka Hijau oleh Majlis Lingkungan Hidup.

Kegiatan Sarasehan dihadiri oleh PCM dan Amal Usaha Muhammadiyah /Aisyiyah se kabupaten Pati serta Prof. Dr. Budiyono Ketua Majlis Lingkungan Hidup PWM Jateng. Sedangkan RAPIMDA dihadiri PDM Pati, Ketua-Sekretaris PCM, Ketua-Sekretaris Majlis/Lembaga PDM Pati dan Ketua-Sekretaris PD. Ortom serta dibuka oleh Drs. H. Ali Muhson, M.Ag. M.Pd.I, MH. MM Wakil Ketua PWM Jawa Tengah.

WhatsApp Image 2018-01-20 at 12.20.05Sarasehan mengambil tema “ Kebijakan Ruang Terbuka Hijau Dalam Mewujudkan Lingkungan Hidup Yang Berkualitas”. Sebagai pembiacara dalam kegiatan Sarasehan adalah Prof. Dr. Budiyono dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati. Kegiatan ini salah satu kegiatan Majlis Lingkungan Hidup untuk membantu program Pemerintah Daerah berupa program sukses mewujudkan Ruang Terbuka Hijau di lingkungan masyarakat Kabupaten Pati. Arah dari tindaklanjut kegiatan tersebut untuk Internal Muhammadiyah adalah Terwujudnya Green Schools di AUM/Aisyiyah se Kabupaten Pati.

Adapun kegiatan RAPIMDA PDM Pati Tahun 2018 merupakan kegiatan rutin organisasi membahas tentang kebijakan Persyarikatan Muhammadiyah. Adapun tema RAPIMDA kali ini adalah “Dakwah Pencerahan Untuk Masyarakat Sejahtera dan Berkemajuan”. Dalam sambutan pembukaan Ketua PDM Pati H. Muhammad Asnawi, S.Ag berharap peran pimpinan baik majlis/lembaga maupun PCM untuk lebih komitmen dan konsisten dalam mengemban amanah Persyarikatan Muhammadiyah. Cita-cita dan harapan Muhammadiyah ada di atas pundak pimpinan, harapan untuk lebih banyak berkiprah, menghadirkan kemanfaatan dan kemaslahatan umat. Hal ini diperkuat oleh Drs. H. Ali Muhson, M.Ag. M.Pd.I, MH. MM Wakil Ketua PWM Jawa Tengah baik dalam sambutannya maupun pencerahannya kepada peserta RAPIMDA.

Dalam pencerahannya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah dalam hal ini Drs. H. Ali Muhson, M.Ag. M.Pd.I, MH. MM, menyampaikan penjabaran Gerakan Dakwah Pencerahan untuk Masyarakat Sejahtera dan Berkemajuan sesuai Tema RAPIMDA kali ini. Gerakan Dakwah Pencerahan merupakan praksis Islam yang berkemajuan untuk membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan. Hal ini untuk memberikan jawaban atas problem-problem kemanusiaan berupa kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan dan persoalan-persoalan lainnya baik structural maupun kultural. Maka Muhammadiyah terus bergerak dalam mengemban misi dakwah dan tajdid. Membebaskan artinya harus berorientasi kepada pembebasan manusia dari kegelapan hidup menuju pencerahan, Memberdayakan artinya mampu mengembangkan program-program dengan optimal atas segala potensi untuk meraih hidup sukses dan Memajukan artinya mampu mewujudkan kemandirian memajukan taraf hidup dalam berbagai aspek yang efektif dan bermanfaat bagi bangsa dan umat. Menuju Masyarakat Sejahtera dan Berkemajuan ada dua cara yang harus terus menerus diupayakan, pertama mulai dari karakter individu manusia senantiasa berfastabiqul khairat dengan berkepribadian mental dan spiritual individu. Kedua, Kejujuran sosial maksudnya bukan orang-orang bermental pendusta. Jika kejujuran ini terbangun dalam lingkungan social keamanan dan kenyamanan otomatis terbangun. Kedua modal tersebut menjadi acuan utama meraih kemerdekaan, dan meng-Indonesiakan Berkemajuan.

RAPIMDA ditutup oleh Ketua PDM Pati yang dalam sambutannya menyimpulkan kebijakan strategis PDM Pati untuk 2018 adalah Optimalisasi Gerakan ZIS, Tertib Administrasi Wakaf dan Kehartabendaan dengan melakukan pendataan dan pensertifikatan tanah-tanah persyarikatan yang belum atas nama nadzir Persyarikatan secara bertahap, Optimalisasi Pimpinan Majlis/Lembaga agar dapat melaksanakan amanah dengan baik serta melakukan sinergi antara majlis/lembaga dalam melaksanakan program kegiatannya, dan pentingnya Perkaderan melalui Baitul Arqam secara bertahap dan berjenjang di Persyarikatan Muhammadiyah. (mpi/pdmpt)

 

LEAVE A REPLY


*